Makna Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Makna pancasila sebagai ideologi terbuka
Monumen Pancasila Sakti

Makna Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka | Pernahkah kamu mendengar istilah Pancasila sebagai ideologi terbuka? Sebagian dari kamu mungkin pernah mendengarnya. Namun mungkin saja kamu belum memahami apa makna yang terkandung dalam kalimat tersebut. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kita akan membahas pancasila sebagai ideologi terbuka dan apa makna yang terkandung di dalamnya. 

Ideologi Terbuka

Sebelum memahami makna pancasila sebagai ideologi terbuka, alangkah baiknya kita pahami dulu pengertian dari ideologi terbuka.

Ideologi terbuka adalah ideologi yang mampu mengikuti serta menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Ideologi terbuka mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dalam suatu masyarakat sehingga ideologi tidak ketinggalaman zaman.

Ciri-ciri Ideologi Terbuka

Beberapa ciri khas dari ideologi terbuka diantaranya:
  1. Ideologi berasal dari masyarakat
  2. Ideologi terbuka mencerminkan cita-cita dan falsafah hidup masyarakat
  3. Ideologi terbuka berasal dari ide-ide dan gagasan masyarakat
  4. Ideologi menjadi cerminan kekayaan budaya yang ada di masyarakat
  5. Ideologi harus memberikan kebebasan, namun bukan berarti tanpa aturan
  6. Ideologi memiliki sifat yang dinamis, artinya dapat menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi
  7. Ideologi terbuka merupakan hasil dari musyawarah yang dilakukan oleh sekelompok
  8. Ideologi terbuka menjunjung tinggi HAM
  9. Ideologi terbuka sering dibarengi dengan sistem pemerintahan yang terbuka
  10. Ideologi terbuka mengedepankan masyarakat yang majemuk

Pancasila sebagai ideologi terbuka

Makna pancasila sebagai ideologi terbuka adalah bahwa pancasila adalah ideologi yang tidak kaku, bersifat dinamis sehingga dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi di Indonesia namun tidak merubah nilai dasar yang terkandung di dalam pancasila.
Baca Juga: Bentuk Semangat dan Komitmen Kebangsaan Para Pendiri Bangsa
Kemajuan dalam segala bidang, memaksa bangsa Indonesia untuk berubah dan menyesuaikan diri dengan kemajuan yang terjadi. Pancasila mengakomodir perubahan tersebut dan memberikan keleluasaan untuk berkembang. 

Dalam buku Pendidikan Kewarganegaraa karya  Prof. Dr. Aim Abdulkarim, menyatakan bahwa pancasila berfungsi untuk memberikan orientasi ke depan dan menuntut bangsa Indonesia untuk menyadari situasi yang terjadi saat ini dan menghadapinya.

Syarat-syarat Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Sebagai ideologi terbuka, pancasila telah memenuhi syarat-syarat tertentu diantaranya:

  1. Nilai dasar
    Nilai dasar adalah suatu nilai yang bersifat mendasar dan tidak dapat berubah. Dalam pancasila nilai dasar yang terkandung diantaranya ada nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan,
  2. Nilai instrumen
    Milai instrumen yaitu suatu nilai yang menjabarkan nilai dasar. Perwujudan dari nilai instrumen ini terdapat dalam UUD 1945, dan peraturan-peraturan lainnya. Nilai instrumen ini bertujuan agar masyarakat lebih memahami maksud dan tujuan dari nilai dasar yang telah ditetapkan, dan 
  3. Nilai praktis
    Nilai praktis yaitu suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Salah satu contoh nilai praktis yang sering kita temui adalah sikap saling menghormati, bergotong royong, dan bertoleransi.

Dimensi Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki beberapa dimensi atau cerminan (gambaran). Diantaranya ada 3 dimensi yang melekat pada pancasila sebagai ideologi terbuka, yaitu:
  1. Dimensi realitas
    Dimensi realitas artinya bahwa nilai-nilai dasar pancasila memang menggambarkan kehidupan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai ideologi mampu mencerminkan bagaimana kehidupan bangsa Indonesia berlangsung.
  2. Dimensi idealisme
    Dimensi idealisme artinya bahwa ideologi mampu memberikan gambaran kehidupan yang menjadi cita-cita suatu bangsa. Pancasila sebagai ideologi terbuka mampu mengambarkan cita-cita luhur bangsa Indonesia yang berketuhanan, berkemanusiaan, memiliki persatuan yang kuat, berkerakyatan dan berkeadilan.
  3. Dimensi pendukung
    Dimensi pendukung ialah pencerminan (penggambaran) dari suatu ideologi yang mampu mempengaruhi dan beraadaptasi dengan perkembangan masyarakat.

Ciri-ciri Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia memiliki ciri khas yang melekat pada dirinya sebagai ideologi terbuka. Ciri-ciri tersebut adalah:
  1. Pancasila merupakan pandangan hidup, cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia. Pancasila juga berasal dari kepribadian bangsa Indonesia sendiri.
  2. Pancasila merupakan hasil dari pengalaman yang dialami oleh bangsa Indonesia
  3. Pancasila mencerminkan keadaan bangsa Indonesia yang majemuk dan mengharapkan adanya sikap pluralitas (sikap mengakui, menghargai dan toleransi terhadap kemajemukan).
  4. Pancasila memberikan kebebasan, seperti contoh bahwa pancasila memberikan kebebasan untuk memilih agama yang akan dianut oleh seseorang
  5. Pancasila merupakan hasil dari pemikiran, ide-ide dan gagasan sekelompok masyarakat Indonesia dan disetujui oleh seluruh masyarakat Indonesia

Kedudukan Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Pancasila sebagai suatu ideologi terbuka mempunyai kedudukan dalam tatanan masyarakat di Indonesia karena pancasila mampu memberikan gambaran mengenai harapan dan cita-cita bangsa Indonesia, pancasila berasal dari masyarakat dan pancasila bersifat dinamis yang artinya pancasila bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan yang terjadi di dalam masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Proses Perumusan dan Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Penutup

Pancasila sebagai pandangan hidup, cita-cita dan harapan bangsa Indonesia mempunyai ciri khas yang melekat sebagai ideologi terbuka. Salah satu ciri khas pancasila sebagai ideologi terbuka adalah bahwa pancasila menjamin kebebasan seseorang untuk melaksanakan sesuatu. Namun dalam artian masih diatur oleh perundang-undangan.

Contohnya dalam hal memeluk agama. Pancasila menjamin kebebasan bagi setiap orang di Indonesia untuk memeluk agama dan menjalankan ibadahnya masing-masing.

Sekian artikel tentang Makna Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka semoga bermanfaat dan dapat dimanfaatkan. Terimakasih. Selamat belajar!

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak.