Pemanasan Global, Pengertian, Penyebab, Dampak dan Solusinya

Pemanasan Global, Pengertian, Penyebab, Dampak dan Solusinya
Ilmusekolahan.com
Para ahli berpendapat bahwa saat in suhu rata-rata bumi meningkat. Suhu rata-rata global meningkat sebesar 1,1 derajat Celcius dibandingkan dengan sebelum era industri dimulai. Hal ini disebabkan oleh adanya pemanasan global atau global warming. Lantas apa yang dimaksud dengan pemanasan global? Apa yang menjadi penyebabnya? Serta bagaimana dampaknya?

Pengertian Pemanasan Global

Pemanasan global atau global warming adalah suatu peristiwa peningkatan suhu rata-rata bumi yang terjadi di atmosfir, laut dan daratan bumi yang ditimbulkan dari meningkatnya jumlah emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dinitrioksida (N2O), dan CFC yang mengakibatkan perubahan iklim.

Bukti Adanya Pemanasan Global

Banyak bukti ilmiah yang menunjukan terjadinya pemanasan global, diantaranya:
  • Suhu bumi meningkat
Seperti yang telah dikatakan pada awal psotingan ini, bahwa suhu bumi meningkat. Suhu rata-rata global meningkat sebesar 1,1 derajat Celcius dibandingkan dengan sebelum era industri dimulai
  • Badai salju dan suhu dingin yang ekstreme
Para peneliti dari Potsdam Institute for Climate Impact Research disingkat PIK di Jerman mengatakan, musim dingin ekstrem yang terjadi berturut-turut di benua Eropa dalam 10 tahun belakangan ini adalah akibat mencairnya lapisan es di kawasan Artik, dekat Kutub Utara, akibat pemanasan global. Hilangnya lapisan es membuat permukaan laut di Samudra Artik langsung terkena sinar matahari. Energi panas matahari, yang biasanya dipantulkan lagi ke luar angkasa oleh lapisan es berwarna putih, kini terserap oleh permukaan laut, membuat laut di kawasan kutub itu memanas dan mengubah pola aliran udara di atmosfer. 
  • Kenaikan suhu permukaan air laut
Kenaikan suhu permukaan laut disebabkan karena es meleleh dan air hangat kian meluas. Tinggi permukaan air di dunia 70 milimeter lebih tinggi pada 2015 dibanding rekor sebelumnya yang tercatat pada 1993. Angka tersebut menunjukkan bahwa permukaan air naik 30 persen lebih cepat dalam hanya dalam 10 tahun dibanding dekade sebelumnya. National Oceanic and Atmospheric Administration pada Januari mengatakan, permukaan laut di seluruh dunia akan lebih tinggi 0,3 hingga 2,5 meter pada 2100.

Penyebab Terjadinya Pemanasan Global

  • Gas efek rumah kaca
Kita ketahui bersama bahwa penyebab utama terjadinya pemanasan global adalah terganggunya keseimbangan alam akibat ulah manusia, yaitu semakin tebalnya gas karbon dioksida yang menyelimuti bumi. Konsentrasi gas rumah kaca (GRK) yang meningkat di atmosfer Bumi menyebabkan suhu bumi semakin panas. Perubahan tekanan udara akibat memanasnya Bumi menyebabkan iklim secara keseluruhan juga ikut berubah.
GRK adalah gas-gas yang menumpuk di atmosfer yang sifatnya “menyerap” radiasi gelombang panjang (sinar infra merah) dan menyebabkan naiknya suhu di bumi. GRK yang yang berpengaruh terhadap pemanasan global adalah karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O), perfluorokarbon (PFC), hidrofluorokarbon (HFC) dan sulpur heksafluorida (SF6). Pengaruh pemanasan global akibat efek rumah kaca yakni salah satunya adalah peningkatan suhu udara. Jika terjadi peningkatan suhu udara, maka akan meningkatkan suhu permukaan laut dan berpengaruh pada pola arus dan tekanan udara di berbagai lautan sehingga mengubah pola iklim atau cuaca di permukaan bumi.

  • Penggunaan kendaraan bermotor
Penggunaan kendaraan bermotor merupakan salah satu penyebab meningkatnya gas karbon dioksida (CO2). Gas CO2 yang merupakan salah satu gas rumah kaca yang berpengaruh besar terhadap peningkatan suhu permukaan Bumi. 

  • Penebangan hutan secara illegal
Tumbuhan merupakan salah satu mahkluk hidup yang menyerap karbon dioksida. Tumbuhan juga berpengaruh terhadap kelangsungan hidup manusia. Namun sejak tahun 2000 hampir 10 persen hutan mengalami fragmentasi, degradasi atau ditebang. Laju kerusakan hutan pada 17 tahun pertama abad ini mencapai 200 kilometer perhari.

Dampak Pemanasan Global

Bila pemanasan global semakin parah, maka akan terjadi dampak bagi bumi, diantaranya: 
  • Perubahan iklim secara global
Perubahan iklim global disebabkan oleh pemanasan global akibat dari peningkatan gas rumah kaca. Gas rumah kaca menahan panas dari matahari, sehingga tidak terpantulkan kembali ke angkasa.
Baca Juga: Bagaimana Cara Cahaya Bergerak Pada Sebuah Medium?
Hal ini menyebabkan atmosfer Bumi memanas, yang dikenal sebagai efek rumah kaca. Menurut laporan terbaru dari NASA/ GISS pada tahun 2015, suhu global terus mengalami kenaikan sebesar 0,68ยบ C dari tahun 1880 sampai dengan tahun 2014. Penyimpangan suhu atau anomali suhu ini jauh diatas rata-rata suhu Bumi pada abad ke-20.

  • Mencairnya es di kutub
Menurut situs Climate Centra, Antartika telah kehilangan 92 gigaton es per tahun sejak tahun 2000 karena suhu memanas. Sedangkan bongkahan es dari Alaska sampai Patagonia turut mencair dan berakhir ke laut, sehingga meambah bobot air di bumi.

  • Meningkatnya tinggi permukaan air laut
Akibat dari mencairya es di kutub akibat pemanasan global mengakibatkan meningginya permukaan air laut. Peneliti mencatat dari tahun 1979 hingga tahun 2017 pemukaan air laut naik 1,4 cm akibat mencairnya es di kutub.

Solusi Yang Dapat Dilakukan

Solusi yang dapat dilakukan agar pemanasan global tidak terjadi terus menerus, adalah:
  • Menanan kembali hutan yang gundul (Reboisasi)
  • Mengurangi penggunaan gas rumah kaca
  • Mengurangi penggunaan kendaraan
  • Hemat dalam menggunakan bahan bakar
  • Menggunakan energi alternatif
  • Melaksanakan program 3R (Reuse, Reduce dan Recyle) secara efektif.

Sekian artikel mengenai Pemanasan Global, Pengertian, Penyebab, Dampak dan Solusinya. Semoga bermanfaat. Selamat belajar!

Referensi: umm.ac.id, cnnindonesia.com, republika.com, suara.com, liputan6.com, nationalgeographic.grid.id, okezone.com

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak.