Hubungan Sejarah Dengan Ilmu Sosial

Hubungan sejarah dengan ilmu sosial
Ilmusekolahan.com

Secara umum, hubungan sejarah dengan ilmu sosial terjadi ketika sejarah membutuhkan disiplin ilmu tertentu untuk mendeskripsikan interaksi masyarakat pada masa lampau. Seperti yang kita ketahui, dalam konsep keilmuan ilmu sejarah merupakan ilmu yang mempelajari peristiwa di masa lampau yang dialami oleh masyarakat serta berbagai keunikan yang terjadi di dalamnya. Sedangkan ilmu sosial merupakan ilmu yang mempelajari interaksi-interaksi manusia, seperti manusia secara individu atau manusia secara berkelompok.

Kedua ilmu ini mempunyai objek penelitian yang sama yaitu "manusia" dan "interaksinya". Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Hubungan Sejarah Dengan Ilmu Sosial lain seperti antropologi, ilmu politik, ilmu ekonomi, sosiologi dan psikologi.

Sejarah Memerlukan Ilmu Sosial

Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa secara umum dalam merekontruksi suatu peristiwa sejarah ilmu sosial diperlukan untuk memperjelasnya.

Beberapa kegunaan ilmu sosial untuk sejarah misalnya antropologi dapat membantu dalam memahami sistem budaya di masyarakat pada zaman dahulu. Psikologi dapat membantu menjelaskan tingkah laku manusia yang sangat penting untuk menganalisis fenomena tertentu misalnya revolusi, reaksi atau gerakan masyarakat.

Agar bahasan tidak terlalu panjang, kita akan membagi ilmu sosial menjadi 5 cabang ilmunya seperti antropologi, psikologi, politik, sosiologi dan ilmu ekonomi

Hubungan Sejarah Dengan Antropologi

Antropologi merupakan salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat. Antropologi hampir mirip dengan sosiologi, namun antropologi lebih berfokus pada perbandingan atau perbedaan budaya antar manusia.
Baca Juga: Sejarah Agama Di Dunia
Hubungan sejarah dengan antropologi terlihat ketika sejarawan menggunakan konsep yang ada pada antropologi diantaranya simbol, sistem kepercayaan, folklore, tradisi besar, tradisi kecil, enkulturasi, inkulturasi, dan primitif.

Hubungan kedua ilmu ini dapat dinyatakan "mesra" karena keduanya sama-sama mempelajari manusia. Sejarah menggambarkan kehidupan manusia dan masyarakat pada masa lampau, termasuk kebudayannya. Antropologi mempelajari bagaimana kebudayaan tersebut berkembang, dan membandingkannya dengan kebudayaan lain bahkan dengan waktu yang berbeda.

Hubungan Sejarah Dengan Ilmu Politik

Ilmu politik merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana terbentuk dan terbaginya suatu kekuasaan. Atau bisa dikatakan bahwa ilmu politik merupakan ilmu yang mempelajari kekuasaan.

Menurut Kartodjirjo sejarah identik dengan politik, sejauh keduanya menunjukkan proses yang mencakup keterlibatan para pelaku dalam interaksinya serta peranannya dalam usahanya memperoleh apa, siapa, kapan, dan bagaimana.

Hubungan Sejarah Dengan Psikologi

Dikutip dari halodoc.com psikologi merupakan disiplin ilmu yang memepelajari mental, pikiran dan perilaku manusia. Ilmu psikologi ini meneliti alur pemikiran manusia dan alasan dibalik perilaku dan tindakan tersebut.

Ketika merekontruksi sejarah, peristiwa yang melibatkan suatu keputusan akan diteliti menggunakan disiplin ilmu psikologi. Psikologi akan meneliti kira-kira bagaimana kondisi pemikirikan manusia saat itu sehingga melahirkan suatu keputusan yang menjadi catatan sejarah.

Produk dari hubungan sejarah dengan psikologi ini akan melahirkan kajian sejarah mentalitas atau histoire des mentalit├ęs. Sejarah mentalitas adalah bidang kajian sejarah yang mempelajari tentang cara-cara manusia dari periode tertentu berpikir dan berinteraksi.

Hubungan Sejarah Dengan Sosiologi

Sosiologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari perilaku sosial yang terjadi pada individu dengan individu, individu dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok. Sosiologi juga mempelajari bagaimana seseorang terpengaruh oleh seseorang yang lain.

Objek kajian sejarah dengan sosiologi tidak jauh berbeda sama-sama meneliti manusia dan interaksinya, namun sejarah membatasinya dengan konsep ruang dan waktu.

Tidak sulit menemukan hubungan diantara kedua ilmu ini. Pada beberapa dekade terakhir, banyak sekali hasil penelitian sosiologi yang memfokuskan studinya pada gejala-gejala sosial yang terjadi padaa masa lampau.

Hubungan Sejarah Dengan Ekonomi

Sorang ahli ekonomi asal Kanada George Gartley Lipsey mengemukakan bahwa ilmu ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang pemanfaatan sumber daya yang langka untuk memenuhi keinginan manusia yang bersifat tak terbatas. Intinya ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana cara manusia memenuhi kebutuhannya dari pemanfaatan sumber daya.
Baca Juga: Tujuan Kebijakan Ekonomi Internasional
Berkembangnya sistem ekonomi di masyarakat, maka diperlukannya disiplin ilmu lain untuk membantunya. Salah satunya adalah ilmu sejarah. Ketika ilmu ekonomi dipadukan dengan ilmu sejarah akan terbentuknya sejarah ekonomi. Dalam kajiannya ekonomi sejarah mempelajari bagaimana peristiwa ekonomi berlangsung pada suatu masa dan bagaimana perkembangannya.

Penutup

Sejarah merupakan ilmu yang mempelajari peristiwa pada masa lampau. Peristiwa tersebut berkaitan erat dengan manusia. Sehingga ilmu sejarah berfokus pada manusia sebagai objeknya. Tidak jauh berbeda dengan ilmu sosial, ilmu sosial juga mempelajari berbagai interaksi sosial yang terjadi di masyarakat, dengan kata lain manusia lah sebagai objeknya.

Sekian artikel tentang Hubungan Sejarah Dengan Ilmu Sosial. Terima kasih. Jika bermanfaat jangan lupa dibagikan. Selamat belajar!

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak.