Sejarah Perkembangan Telekomunikasi

Perkembangan Telekomunikasi


Sebagai makhluk sosial, berkomunikasi merupakan suatu hal yang penting. Dengan berkomunikasi, interaksi antar individu akan terjalin dengan baik. Pada zaman dahulu  ketika manusia relatif sedikit jumlahnya, komunikasi langsung bisa dilakukan. Seiring berjalannya waktu, jumlah manusia meningkat dan mereka berpindah membentuk kelompok baru. Sehingga terdapat berbagai hambatan dalam berkomunikasi. Walaupun demikian jalinan komunikasi tetap berusaha dijalankan menggunakan teknologi telekomunikasi yang pada saat itu masih sangat sederhana. Lantas bagaimana perkembangan telekomunikasi dari masa ke masa? Mari kita bahas.

Perkembangan Telekomunikasi

Secara bahasa, Telekomunikasi berasal dari bahasa Yunani. Terdiri dari Tele yang berarti jauh dan Komunikasi yang berarti penyampaian informasi. Telekomunikasi merupakan teknologi yang memungkinkan kita dapat bertukar informasi walaupun jaraknya jauh. Menurut IEEE telekomunikasi adalah mentrasmisikan sinyal jarak jauh, seperti telegraf, radio atau televisi.

Perkembangan di bidang komunikasi yang begitu pesat membuat para ahli menyebutnya sebagai revolusi komunikasi. Dikutip dari Zamroni (2009) dalam sebuah jurnal menjelaskan bahwa Everett M. Rogers dalam bukunya yang berjudul "Communication technology" membagi revolusi komunikasi menjadi empat era. Keempat era tersebut antara lain:

Era Komunikasi Tulisan

Era komunikasi tulisan (The Writing Era of Communication) diperkirakan dimulai pada tahun 4000 sebelum masehi ketika bangsa Sumeria menggunakan tablet dari tanah liat, bangsa Cina berhasil menemukan tulisan untuk percetakan buku dan bangsa korea menemukan alat dari logam yang bisa menggantikan huruf dari tanah liat. Penemuan mesin cetak diperkirakan awal dimulainya komunikasi massa. Adanya mesin cetak ini maka pesan yang akan disampaikan bisa tersampaikan kepada orang dengan jumlah yang besar. Bell berpendapat bahwa percetakan merupakan basis bagi penyebaran kemampuan menulis dan membaca serta meluasnya pelayanan pendidikan. 

Era Percetakan

Era percetakan (The Printing Era of Communication) terjadi pada tahun 1456 alat percetakan ditemukan oleh Gutenberg. Peristiwa inilah yang menjadi penanda dimulainya era percetakan ini. Namun menurut Rogers perkembangan surat kabar berlangsung sekitar tahun 1600. Surat kabar yang pertama kali dicetak di Eropa adalah Aviso di Jerman. Pecahnya revolusi Prancis yang dilakukan oleh pemerintahan Napoleon pada tahun 1791 membuat perkembangan surat kabar terhambat. Masuk adab ke-19 ketika percetakan bisa digerakan oleh tenaga uap, produksi surat kabar bisa meningkat. Perkembangan pers ini didukung oleh kemajuan teknologi.

Era Telekomunikasi

Era telekomunikasi (Telecomunication Era) merupakan era dimana salah satu teknologi telekomunikasi berkembang yaitu radio. Marconi berhasil membuat sebuah penemuan yang luar biasa dan berhasil menghubungkan dua tempat yang terpisahkan dengan jarak melalui gelombang radio. Sejak penemuannya inilah telegram radio mengalami perkembangan yang pesat. Teknologi lain yang akhirnya muncul yaitu televisi. Ada beberapa peristiwa penting bagi Amerika terkait penemuan televisi ini. Pada saat itu, televisi digunakan sebagai alat kampanye presiden dan penayangan keberhasilan Amerika dalam mendaratkan Apollo II di bulan.

Era Komunikasi Interaktif

Era komunikasi interaktif (Interactive Communication Era) merupakan era dimana kemajuan teknologi seperti ditemukannya komputer, satelit, internet dan lain-lain menandai dimulainya era komunikasi interaktif ini. Penemuan komputer ini tidak terlepas dari peran seorang matematikawan yang bernama Blaise Pascal yang berhasil menemukan mesin hitung pada tahun 1642. Sejak saat itu, perkembangan komputer pun terus berlanjut. Pada tahun 19911-1946 J. Prespen Eckert Jr., John W. Manchly dan Brainerd berhasil menyempurnakan ENIAC (Electronic Numerial Integrator dan Computer) sebagai komputer utama. Komputer tersebut memiliki berat 30 ton dengan tinggi 2 meter.

Perkembangan Alat Telekomunikasi

Perkembangan yang terjadi dengan cepat dalam bidang komunikasi tidak serta merta terjadi begitu saja. Menurut Zamroni (2009) perubahan yang cepat ini didorong karena adanya berbagai penemuan di bidang teknologi sehingga berbagai hal yang tadinya menjadi hambatan dalam berkomunikasi sekarang sudah teratasi. Seseorang bisa berhubungan dengan orang lain tanpa dibatasi oleh faktor jarak dan waktu. 

Periode Awal

Periode awal merupakan tonggak bersejarah perkembangan telekomunikasi umat manusia. Pada periode ini manusia menggunakan siulan, asap atau alat tabuh-tabuhan yang menghasilkan suara sebagai media komunikasi. Mereka menciptakan berbagai arti yang disepakati bersama sehingga calon penerima pesan dapat mengerti pesan yang akan disampaikan. Seperti yang dilakukan oleh suku Indian di Amerika Utara, mereka menyampaikan pesan mengenai adanya bahaya atau baik-baik saja menggunakan asap. Cara yang sama dilakukan oleh tentara Tiongkok kuno. Pada saat itu, gumpalan-gumpalan asap akan dibumbungkan ke awan sehingga pada radius jarak tertentu dapat terlihat oleh penerima pesan dan diterjemahkan sebagai pesan tertentu. 
Berbeda dengan masyarakat asli Afrika, Papua Nugini dan Amerika Selatan. Mereka menggunakan alat tabuh-tabuhan yang menyerupai jam pasir untuk berkomunikasi. Pesan yang disampaikan pun bervariasi dan cukup rumit. Salah satu alat lain yang digunakan oleh masyarakat Afrika untuk berkomunikasi adalah talking drums. Alat ini dapat menirukan nada, ritme, intonasi dan penekanan seperti bahasa manusia. 

Telegraf

Samuel Finley Breese Morse dikenal sebagai mengembang telegraf listrik. Namun kesuksesan dirinya tidak terlepas dari Claude dan Ignace Chappe dari Prancis. Menurut Enclycopedia Britannica, sebelum telegraf listrik yang ditemukan oleh Samuel Morse sudah ada telegraf dengan wujud menara dengan pesan berupa kode semafor. Di ujung menara telegraf tersebut terdapat sepesang lengan berpalang yang bergerak berdasarkan kode semafor. Telegraf ini dikenal sebagai telegraf optis. Telegraf optis ini dikembangkan oleh Claude dan saudaranya Ignace Chappe pada tahun 1791 (Tony, 2018).
Perkembangan telegraf pun terus terjadi, hingga akhirnya pada tahun 1832, Samuel Morse mulai tertarik dan menggarap telegraf bersinyal listrik untuk digunakan sebagai media komunikasi jarak jauh. Pada tahun 1840 telegraf temuan Morse pun dipatenkan di Amerika Serikat beserta dengan kode morse yang Morse kembangkan bersama Alfred Vail.

Telepon

Menurut Herry Sujendro (2013) mengungkapkan bahwa munculnya telepon dan industri telah menghasilkan banyak perubahan teknologi yang bisa mengubah sejarah hidup manusia. Salah satunya adalah penemuan prinsip komunikasi jarak jauh dengan suara. Penemu dari prinsip ini adalah Alexander Graham Bell pada tahun 1876. Herry pun menjelaskan dalam bukunya bahwa kalimat yang pertama kali diucapkan oleh Bell adalah “Mr. Watson, come here! I need you!”. Bell pun akhirnya mematenkan temuanya ini dan dinamakan telegraf listrik. Akibat penemuannya inilah komunikasi jarak jauh bisa diwujudkan.

Radio

Radio dipatenkan pertama kali oleh Guglielmo Marconi pada tahun 1896. Pada awalnya teknologi radio tersebut dapat dikirim oleh jaringan nir kabel kurang dari 10 mil. Namun setahun kemudian Marconi kembali mengumumkan temuannya tersebut dengan sedikit pembaruan. Radionya tersebut dapat mengirimkan sinyal pada jarak 12 mil. 

Dari saat itulah radio pun terus berkembang. Pada tahun 1899 Marconi berhasil melakukan komunikasi melalui radio antara Prancis dan Inggris yang memiliki jarak kurang lebih 677 mil. Perkembangan radio pun tidak berhenti sampai disitu, sekitar tahun 1912 seorang peneliti yang bernama Edwin Howard Armstrong menciptakan sebuah alat penguat gelombang radio alat tersebut dinamakan radio amplifier. Dikutip dari kumparan.com penemuan alat ini dinilai sangat penting karena jauh lebih baik dan efisien dibandingkan dengan penemuan alat sebelumnya.

Pada tahun 1933, Armstrong kembali menemukan pembaruan dari penemuannya tersebut. Beliau menemukan sistem modulasi frekuensi (FM) yang menghasilkan suara yang relative lebih jernih dan tidak akan terganggu oleh cuaca. Pada akhir tahun 1960, radio yang dikembangkan oleh Armstrong tersebut popular di masyarakat.

Televisi

Televisi merupakan salah satu alat komunikasi yang cukup populer kala itu. Televisi memiliki keunggulan lain daripada alat komunikasi lainnya yang telah ditemukan pada saat itu. Televisi dapat mengirimkan sinyal gambar lalu diterjemahkan menjadi suatu gambar. Tahun 1925 menjadi tonggak awal terciptanya televisi. Pada bulan Januari 1925, seorang pria yang lahir di Skotlandia yang bernama John Logie Baird mendemonstrasikan telvisi di depan umum di Royal Institute London. 

Penutup

Perkembangan telekomunikasi tidak terlepas dari perkembangan teknologi. Perkembangan telekomunikasi berhasil mengubah tatanan hidup manusia. Tadinya manusia hanya bisa berkomunikasi dengan terbatas, namun akibat perkembangan teknologi komunikasi semua hambatan tersebut dapat teratasi. Sekarang dimanapun dan kapan pun seseorang bisa berkomunikasi.

Sekian artikel mengenai sejarah perkembangan telekomunikasi. Semoga bermanfaat dan dapat dimanfatkan. Terima kasih. Selamat belajar!

Referensi
  • Sigit Kusmaryanto, “Telekomunikasi: Konsep Fundamental Telekomunikasi” Universitas Brawijaya, 2014.
  • Zamromi, “Perkembangan Telkonomgi Komunikasi dan Dampaknya Terhadap Kehidupan” Jurnal Dakwah, vol. X No. 2, Juli 2009.
  • Anonim, “Infrastruktur Telekomunikasi” Wikipedia, 19 April 2020. [Online]. Tersedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Infrastruktur _telekomunikasi [Diakses: 08 September 2020]