Perancangan Topologi Jaringan Menggunakan Cisco Packet Tracker

Cara menggunakan Cisco Tracker



Hallo teman – teman ilmusekolahan.com!
Salam kenal dari aku si anak telekomunikasi yang masih bingung sama identitasnya.
Dalam diartikel kali ini, aku mau berbagi ilmu dengan teman – teman semua mengenai perancangan topologi jaringan menggunakan cisco packet tracer.

Penasaran apa aja rules-nya? Yuk langsung aja simak!
  1. Langkah pertama yang perlu disiapkan ialah siapkan aplikasi cisco packet tracer yang sudah terinstall di laptop Anda.
  2. Kemudian buka aplikasi cisco packet tracer dan lakukan sign up apabila belum memiliki account, dan atau lakukan log in apabila sudah memiliki account.
  3. Setelah masuk ke dalam tampilan berikut, kemudian perhatikan kembali rules yang ada dan ikuti langkahnya.
  4. Susunlah 3 router, 2 switch, 1 wireless LAN router, 1 server, 25 PC, dan 25 laptop.
  5. Bagi lah menjadi 3 wilayah : Jakarta, Bandung, Purwakarta.

a. LAN Jakarta

1) Hubungkan server-PT dengan switch-0 menggunakan cable automatically connection type.
2) Hubungkan switch-0 dengan router 0 menggunakan cable automatically connection type.
3) Konfigurasikan pada router0 melalui perintah berikut ;
  • Enable
  • Configurasi terminal
  • Int gig0/0
  • Ip address 192.168.28.1 255.255.255.224
  • No shutdown
  • Int gig0/1
  • Ip address 192.168.28.33 255.255.255.224
  • No shutdown
4) Setelah itu konfigurasikan server agar terhubung ke router dengan mengubah default gateway (192.168.28.1), IP Address (192.168.28.2) dan subnet mask nya (255.255.255.224).
5) Server, router dan switch sudah terhubung.


b. LAN Bandung

1) Hubungkan router1 dengan switch-1 menggunakan cable automatically connection type.
2) Hubungkan switch-1 dengan ke-25 PC (client host) menggunakan cable automatically connection type.
3) Konfigurasikan pada router1 melalui perintah berikut ;
  • Enable
  • Configurasi terminal
  • Int gig0/0
  • IP address 192.168.28.34 255.255.255.224
  • No shutdown
  • Int gig0/1
  • IP address 192.168.28.65 255.255.255.224
  • No shutdown
4) Setelah itu konfigurasikan setiap PC agar terhubung ke router dengan mengubah default gateway (192.168.28.65), IP Address (192.168.28.66) dan subnet mask nya (255.255.255.224).
5) PC, router dan switch sudah terhubung.

C. LAN Purwakarta

1) Hubungkan router2 dengan wireless LAN menggunakan cable automatically connection type.
2) Hubungkan wireless LAN dengan ke-25 Laptop menggunakan perintah berikut :
  • Klik pada Laptop-0.
  • Pada tab physical terdapat tampilan laptop.
  • Ubah kondisi laptop menjadi keadaan mati (off).
  • Buang bagian PT-LAPTOP-NM-1CFE ke daerah kuning.
  • Masukkan bagian PT-LAPTOP-NM-1W.
  • Ubah Kembali kondisi laptop menjadi keadaan nyala (on).
  • Laptop dan wireless LAN terhubung.
  • Ulangi langkah tersebut hingga Laptop ke-25.
6. Setelah berhasil terangkai dan terlihat pada kabel berwarna hijau, maka topologi jaringan tersebut berhasil.
7. Lakukan pengiriman pesan antar host dan lihat pada tab pojok kanan bawah untuk melihat status pengiriman pesan (succesfull / failed).

Sekian, semoga bermanfaat dari aku 😊